Secantik negeri sakura, tabebuya bermekaran di Klaten bikin warganet terpukau, tapi ada yang disorot

Ringkasan Berita:

  • Deretan bunga tabebuya yang bermekaran di Dengok Kulon, Bugisan, Klaten menciptakan pemandangan indah yang disebut mirip suasana Jepang.
  • Lokasi ini berada di sebelah barat Candi Plaosan dan dikelilingi hamparan sawah serta ladang jagung yang menambah keindahan panorama.
  • Meski banyak dipuji, beberapa warganet menyayangkan keberadaan daun kering dan menilai area tersebut akan lebih indah jika ditata lebih rapi.

TRIBUNNEWSMAKER.COM – Tak perlu jauh-jauh terbang ke Jepang untuk menikmati pemandangan jalanan yang dipenuhi bunga bermekaran.

Di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, terdapat sebuah sudut desa yang belakangan mencuri perhatian karena keindahan deretan pohon Tabebuya yang sedang berbunga lebat.

Lokasi tersebut berada di kawasan Dengok Kulon, Bugisan, tepat di sebelah barat Candi Plaosan yang menjadi salah satu destinasi wisata bersejarah terkenal di Klaten.WISATA KLATEN - Panorama Candi Plaosan Klaten. (Instagram/@candi.plaosan)

WISATA KLATEN – Panorama Candi Plaosan Klaten. (Instagram/@candi.plaosan)

Meski hanya berupa jalan desa biasa, suasana yang tersaji di lokasi ini mampu membuat siapa saja terpukau.

Sepanjang jalan, deretan pohon Tabebuya berdiri berjajar dengan bunga-bunga yang bermekaran indah.

Kelopak bunga berwarna cerah menghiasi setiap ranting, menciptakan panorama yang memanjakan mata.

Maximize creativity and productivity with the unbeatable performance of AMD Ryzen™.

Maximize creativity and productivity with the unbeatable performance of AMD Ryzen™.

Lenovo·Bersponsor

call to action icon

Tak sedikit pengunjung yang menyebut suasana tersebut mengingatkan pada jalanan sakura di Jepang.

Saat bunga-bunga Tabebuya sedang mencapai puncak mekarnya, jalan desa yang sederhana berubah menjadi lokasi yang sangat fotogenik.

Hamparan warna bunga yang memenuhi pepohonan berpadu dengan suasana pedesaan yang masih asri, menghadirkan pemandangan yang sulit ditemukan di perkotaan.

Keindahan lokasi ini semakin lengkap karena dari kejauhan pengunjung masih bisa melihat kemegahan Candi Plaosan yang berdiri anggun di tengah bentangan alam Klaten.WISATA KLATEN - Keindahan bunga Tabebuya yang bermekaran di dekat Candi Plaosan Klaten. (Instagram/@dolanklaten)

WISATA KLATEN – Keindahan bunga Tabebuya yang bermekaran di dekat Candi Plaosan Klaten. (Instagram/@dolanklaten)

Perpaduan antara warisan sejarah dan panorama alam tersebut menciptakan daya tarik tersendiri yang membuat banyak orang sengaja datang untuk mengabadikan momen.

Di sisi kiri dan kanan jalan, hamparan ladang padi dan kebun jagung masih membentang luas.

Pemandangan hijau khas pedesaan itu menjadi latar sempurna bagi warna-warni bunga Tabebuya yang sedang bermekaran.

Trusted Government Dealer

Trusted Government Dealer

Expansive Spaces LLCExpansive Spaces LLC·Bersponsor

call to action icon

Saat angin berhembus pelan, bunga-bunga yang berguguran menciptakan suasana romantis dan menenangkan.

Tak heran jika banyak warga maupun wisatawan lokal memanfaatkan momen mekarnya bunga Tabebuya untuk berfoto, membuat konten media sosial, atau sekadar menikmati suasana sore di pedesaan.

Keindahan tersebut pun ramai mendapat pujian dari warganet yang melihat foto maupun video lokasi tersebut di media sosial.

Namun di balik pesonanya, ada pula beberapa warganet yang memberikan masukan terkait kebersihan area sekitar.WISATA KLATEN - Keindahan bunga Tabebuya yang bermekaran di dekat Candi Plaosan Klaten. (Instagram/@dolanklaten)

WISATA KLATEN – Keindahan bunga Tabebuya yang bermekaran di dekat Candi Plaosan Klaten. (Instagram/@dolanklaten)

Mereka menilai panorama Tabebuya akan terlihat jauh lebih sempurna apabila area jalan dan rerumputan di sekitar lokasi mendapatkan penataan yang lebih rapi.

Salah satu komentar datang dari akun Instagram @uciel423 yang menyoroti keberadaan daun-daun kering di sekitar area pohon.

Anniversary Flash Coupons

Anniversary Flash Coupons

flexispot.comflexispot.com·Bersponsor

call to action icon

“Sayang bnget ya coba daun keringnya di sapu mungkin lbih indah lgi rumput di rapiin pasti indah,” ucap akun Instagram @uciel423.

Meski demikian, keberadaan daun-daun yang berguguran sebenarnya menjadi bagian alami dari siklus mekarnya bunga Tabebuya.

Justru bagi sebagian pengunjung, hamparan bunga dan daun yang jatuh ke permukaan tanah menghadirkan kesan alami yang menambah keindahan suasana.

Dengan latar Candi Plaosan, deretan pohon Tabebuya yang bermekaran, serta hamparan sawah dan ladang yang mengelilinginya, kawasan Dengok Kulon, Bugisan, menjadi salah satu spot menarik di Klaten yang layak dikunjungi saat musim bunga tiba.

Pemandangan ini membuktikan bahwa pesona alam yang memikat tak selalu harus dicari hingga ke luar negeri.

Di sudut desa Klaten pun, keindahan yang menyerupai negeri sakura dapat dinikmati oleh siapa saja yang datang berkunjung.

(Tribunnewsmaker.com/Candra)

SUMBER: Secantik negeri sakura, tabebuya bermekaran di Klaten bikin warganet terpukau, tapi ada yang disorot